Ekonomi Nasional

Ketidak Pastian Dalam Proses Pengurusan Ijin Menjadi Kendala Pembanganun Nasional

Written by hidayah news

Jakarta – {hidayahnews.com} – Sebagaimana diketahui, proses perizinan pengembangan properti di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bekasi, memang harus melewati berbagai instansi.

“Ada banyak izin yang harus diurus. Dan adakalanya itu memakan waktu satu hingga dua tahun. Selain IMB dan Amdal, ada juga izin pemadam kebakaran, izin lalu lintas, izin konstruksi dan seterusnya, yang biasanya membutuhkan puluhan bahkan ratusan meja birokrasi untuk melewatinya,” ujar praktisi bisnis properti, Dadiet Waspodo.

Karena itu, pengembang properti sering habis waktu dan terkuras uangnya di proses perizinan ini.

Dan, menurutnya, di sanalah sering terjadi ruang untuk upaya ‘mempercepat’, lewat berbagai tindakan yang memang sering menyalahi aturan. Apakah itu grativikasi atau bahkan suap.

Ini yang juga perlu mendapat atensi dari pihak penegak hukum, juga Pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah, agar izin-izin yang banyak itu dipangkas, disederhanakan, lalu waktu pemrosesannya dipersingkat, agar investasi yang bisa membuka lapangan kerja dan lain-lain, bisa lancar.

Ini khan juga maunya Presiden Joko Widodo, bagaimana kita seperti di Vietnam, Malaysia, Thailand dan kini Filipina yang cukup tiga hingga empat hari perizinan berbagai investasi tuntas. Di Singapura malah kurang dari itu, sehingga tingkat investasinya salah satu terbaik di dunia,” demikian Dadiet Waspodo.

About the author

hidayah news

Leave a Comment