Iptek

Live Streaming Penembakan di Selandia Baru, Kemkominfo Panggil Perwakilan Facebook

Written by hidayah news

JAKARTA – {Hidayahnews.com} – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan memanggil perwakilan Facebook Indonesia pekan ini. Facebook akan diminta pertanggungjawabab terkait siaran live streaming penembakan brutal di Selandia Baru yang terjadi belum lama ini. Pasalnya, Kemkominfo menemukan sekitar 1.500 konten video siaran langsung terkait penembakan tersebut.

“Ini sebenarnya sudah dua kali yah. Sebelumnya itu, Facebook live streaming terkait video bunuh diri di Indonesia. Nah kali ini live streaming penembakan di Selandia Baru. Kami temukan sekitar 1.500 video live streaming. Jadi, kami akan panggil Facebook minggu ini,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika) Kemkominfo, Semmy Pangerapan, di Jakarta, Rabu, (20/3/2019).

Menurut Semmy, dari jumlah 1.500 video live streaming tersebut, paling banyak ditemukan di platform Facebook. Selain itu, ada juga di paltform media sosial lainnya. Tetapi paling banyak ditemukan itu di Facebook dan Instagram.

“Itu yang kita temukan di media sosial. Belum termasuk yang terdapat di dark sosial. Kalau di dark sosial, kita tidak tahu. Tetapi kalau di Facebook gampang kita temukan,” ujar Semmy.

Selain pemanggilan terkait video yang beredar, Kemkominfo juga akan memanggil para penyedia platform media sosial (Medsos) lainnya untuk membahas terkait minggu tenang menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April mendatang.

“Minggu berikutnya lagi, akan panggil juga platform lainnya, terkait Pilpres. Di minggu tenang ini aturannya nanti seperti apa. Nanti kita koordinasikan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kalau terkait dengan pemilu, minggu depannya lagi kita panggil semua platform medsos,” pungkas Semmy.

About the author

hidayah news

Leave a Comment