Internasional Kriminal

Klarifikasi FPI Soal Penangkapan HRS Vs Rekam Jejak Elektronik

Written by hidayah news

Jakarta, Hidayahnews.com – Klarifikasi FPI melalui Munarman, Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) soal penagkapan Habib Rizieq Syihab (HRS). Munarman menjelaskan kronologi HRS ditangkap dan diperiksa aparat di Mekkah, Arab Saudi. Menurut dia, ada pihak yang sengaja memasang bendera tanpa sepengetahuan Rizieq dan melaporkannya ke kepolisian.

Munarman mengatakan ada orang yang mendatangi kediaman Rizieq Shihab di Mekkah pada Selasa subuh (6/11). Orang tak dikenal itu, kata Munarman, memasang bendera hitam bertuliskan kalimat tauhid di tembok luar bagian belakang rumah. “Lalu saat matahari terbit pelaku memfotonya,”.

Lebih lanjut Munarman mengatakan para pelaku lantas membuat laporan ke kepolisian setempat. Isi laporan memuat bahwa kediaman Rizieq diduga sebagai sarang Negara Islam Irak Suriah (ISIS). Mereka turut melampirkan foto bendera tauhid yang dipasang sebelumnya di tembok rumah Rizieq.

“Dalam waktu singkat pihak keamanan Saudi dari berbagai kesatuan sebanyak 4 mobil jip dan sebuah sedan, sekitar jam 8 pagi, sudah mengepung kediaman Habib Rizieq dan mencabut bendera tauhid yang ditempel dengan double tape di dinding, kemudian melipatnya dengan rapi diamankan dalam mobil patroli,” ucap Munarman.

Keterangan yang disampaikan Munrman terkait penangkapan HRS tidak sejalan dengan jejak elektronik. Pasca pembakaran bendera HTI di Garut, HRS memasang akun bendera HTI di akun Twitter-nya. Dan menyeruhkan (via twitter) untuk memasang bendera HTI di akun-akun media social anggota, simpatisan FPI, serta alumni 212.

HRS juga meminta agar bendera tersebut dipasang di rumah, posko, hingga tempat kerja. (bud)

About the author

hidayah news

Leave a Comment